Pelaksanaan Manajemen Laktasi Berdasarkan Paritas Ibu Menyusui Di Desa Parakan Trenggalek
DOI:
https://doi.org/10.53399/knj.v0i0.169Keywords:
Manajemen Laktasi, Ibu MenyusuiAbstract
Latar Belakang: Manajemen laktasi berdampak baik untuk ibu dan bayi serta proses laktasinya; mulai dari cara perawatan payudara, posisi menyusui, langkah-langkah menyusui yang benar, pengamatan teknik menyusui yang benar, cara melepas isapan bayi, cara menyendawakan bayi, cara menyimpan ASI, dan cara pengeluaran ASI. Keberhasilan pelaksanaan manajemen laktasi yang menentukan tercukupinya kebutuhan ASI bayi antara lain dapat dikarenakan adanya pengalaman sesuai status paritas ibu. Masalah yang ditemukan secara kebetulan terkait pelaksanaan manajemen laktasi di Desa Parakan Trenggalek pada Bulan Desember 2020 diketahui bahwa ada masalah pada seorang ibu primipara yang tidak memberikan ASI eksklusif ke bayinya karena pelaksanaan manajemen laktasi yang kurang benar antara lain disebabkan ibu primipara tersebut tidak pernah melakukan perawatan payudara sehingga proses laktasinya kurang bagus, sedangkan seorang ibu multipara yang kebetulan ditemui di hari yang sama memberikan ASI Eksklusif ke bayinya sebab pelaksanaan manajemen laktasi oleh ibu multipara tersebut termasuk dalam kategori baik. Tujuan: Tujuan penelitian menganalisis ada tidaknya perbedaan pelaksanaan manajemen laktasi berdasarkan paritas ibu menyusui di Desa Parakan Trenggalek. Metode: Penelitian analitik komparatif dengan pendekatan cross sectional, menggunakan kuesioner dengan total sampling (44 responden), analisa data menggunakan T-Test. Hasil: Tidak ada perbedaan pelaksanaan manajemen laktasi berdasarkan paritas ibu menyusui di Desa Parakan Trenggalek dengan hasil nilai analisis yang diperoleh (pvalue=0,179 karena nilai signifikansi pada 0,179 Kurang dari 0,05). Kesimpulan: Tidak ada perbedaan pelaksanaan manajemen laktasi berdasarkan paritas ibu menyusui di Desa Parakan Trenggalek.
References
Astuti, S., Judistiani, T. D., Rahmiati, L., & Susanti, A. I. (2015). Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui. Erlangga.
Djamil, A., Hermawan, N. S. A., & Setiarini, N. (2018). Hubungan Pelaksanaan Manajemen Laktasi oleh Petugas Kesehatan terhadap ASI Eksklusif pada Ibu Menyusui. Jurnal Kesehatan, 9(1), 113–116.
Harismayanti, A. A. S., & Supriaty, I. (2018). Manajemen Laktasi Terhadap Keberhasilan Pemberian Asi Ekslusif. Jurnal Keperawatan Indonesia, 1(1).
Hutagaol, A. (2018). Hubungan pengetahuan ibu tentang manajemen laktasi dengan pemberian asi eks klusif di rumah sakit imelda pekerja indonesia. Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda, 4(2), 58–63.
Lestari, Y. A. (2017). ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CILACAP TENGAH I KABUPATEN CILACAP TAHUN 2017. Bidan Prada, 8(2).
Risadi, C. A., Mashabi, N. A., & Nugraheni, P. L. (2019). Pengaruh pengetahuan ibu tentang manajemen laktasi terhadap perilaku pemberian Asi eksklusif. JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga Dan Pendidikan), 6(01), 25–32.
Wahyuni, N. (2015). HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG ASI EKSLUSIF DENGAN PELAKSANAAN MANAJEMEN LAKTASI PADA ANAK 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BALAM KECAMATAN MEDAN SUNGGAL. Jurnal Keperaw
Downloads
Published
Issue
Section
License
All rights, title and interest in the copyright to manuscript submitted, if accepted, are hereby transferred to KNJ (Khatulistiwa Nursing Journal). Authors who publish with KNJ (Khatulistiwa Nursing Journal) agree to the following terms:- TThe author acknowledges thatKhatulisitwa Nursing Journal has the right to publish for the first time with a Licence Creative Commons Attribution 4.0 International License /CC BY 4.0
- Authors can enter writings separately, arrange non-exclusive distribution of manuscripts that have been published in this journal into other versions (eg sent to the author's institutional repository, publication in a book, etc.), by acknowledging that the manuscript has been published for the first time in the Khatulisitwa Nursing Journal











