Hubungan Pengetahuan dengan Manajemen Keamanan Obat pada Penderita Hipertensi

Authors

  • Yunita Dwi Anggreini STIKes YARSI Pontianak
  • Fauzan Alfikrie STIKes Yarsi Pontianak
  • Wahyu Kirana STIKes Yarsi Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.53399/knj.v0i0.171

Keywords:

Pengetahuan, Manajemen keamanan obat, Hipertensi

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang dapat menyebabkan komplikasi serius. Penyakit ini tidak bisa diobati namun dapat dikendalikan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan pengetahuan dengan manajemen keamanan obat pada penderita hipertensi. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan studi crossectional. Penelitian ini melibatkan populasi pasien hipertensi yang melakukukan kunjungan kesehatan ke UPT puskesmas Gang Sehat. Sebanyak 40 responden yang dipilih secara purposif berdasarkan kriteria yaitu pasien yang menderita hipertensi yang memeriksakan diri ke UPT Puskesmas Gang Sehat dan pasien yang menderita hipertensi pada grade I-II. Instrument penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang hipertensi dan kuesioner manajemen keamanaan obat hipertensi. Analisis data penelitian ini menggunkan uji chi-squere. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan penelitian ini menemukan bahwa 37,5 responden memiliki pengetahuan baik tentang hipertensi, 47,5 Persen memiliki pengetahuan cukup dan 15 Persen memiliki pengetahuan kurang tentang hipertensi. Ada hubungan pengetahuan dengan manajemen keamanan obat pada penderita hipertensi dengan nilai p yaitu 0,02. Kesimpulan: Pasien yang menderita hipertensi perlu memperhatikan manajemen keamanan obat. Obat hipertensi harus diminum secara teratur, sesuai jadwal dan pemeriksaan lanjutan sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan.

References

DeWit, S. C., Stromberg, H., & Dallred, C. (2016). Medical-surgical nursing: concepts & practice: Elsevier Health Sciences.

Gala, P., Moshokgo, V., Seth, B., Ramasuana, K., Kazadi, E., M'buse, R., . . . Kerobale, R. O. J. J. o. t. A. H. A. (2020). Medication errors and blood pressure control among patients managed for hypertension in public ambulatory care clinics in Botswana. 9(2), e013766.

Jankowska-Polańska, Beata Uchmanowicz, Izabella Dudek, Krzysztof Mazur, & Grzegorz. (2016). Relationship between patients’ knowledge and medication adherence among patients with hypertension. 10, 2437.

KemenkesRI. (2019a). Hipertensi si Pembunus Senyap. Jakarta

KemenkesRI. (2019b). Riset Kesehatan Dasar; RISKESDAS 2018. Jakarta

Khera, R., Lu, Y., Lu, J., Saxena, A., Nasir, K., Jiang, L., & Krumholz, H. M. J. b. (2018). Impact of 2017 ACC/AHA guidelines on prevalence of hypertension and eligibility for antihypertensive treatment in United States and China: nationally representative cross sectional study. 362.

Paczkowska, A., Hoffmann, K., Kus, K., Kopciuch, D., Zaprutko, T., Ratajczak, P., . . . Nowakowska, E. (2021). Impact of patient knowledge on hypertension treatment adherence and efficacy: A single-centre study in Poland. 18(3), 852.

Saleem, F., Hassali, M., Shafie, A. A., Awad, A., & Bashir, S. J. T. J. o. P. R. (2011). Association between knowledge and drug adherence in patients with hypertension in Quetta, Pakistan. 10(2).

Supraptia, B., Nilamsari, W. P., Hapsari, P. P., Muzayana, H. A., & Firdausi, H. J. J. F. d. I. K. I. (2014). Permasalahan terkait obat antihipertensi pada pasien usia lanjut di Poli Geriatri RSUD Dr. Soetomo Surabaya. 1(2), 36-41.

WHO. (2018). Raised Blood Pressure. Retrieved from https://www.who.int/gho/ncd/risk_factors/blood_pressure_prevalence_text/en/

Downloads

Published

2022-01-17