Hubungan Beban Kerja dan Kinerja Perawat Unit Gawat Darurat

Authors

  • Petrus Weslly Institut Kesehatan Imanuel
  • Lidya Maryanie Institut Kesehatan Imanuel Bandung
  • Herwinda Sinaga Institut Kesehatan Imanuel Bandung

DOI:

https://doi.org/10.53399/knj.v6i2.268

Keywords:

Beban kerja, Kinerja, Unit Gawat Darurat

Abstract

Latar Belakang: Perawat UGD umumnya memiliki beban kerja berlebih baik secara fisik mapun tingkat usaha dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien. Hal ini dikaitkan dengan tugas perawat di UGD mulai dari observasi pasien yang memiliki tingkat kegawatdaruratan yang berbeda dan banyaknya jumlah pasien yang datang ke UGD. Beban kerja yang berlebih dapat berdampak pada kinerja perawat UGD dalam memberikan asuhan keperawatan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan beban kerja dengan kinerja perawat unit gawat darurat. Metode: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan analitik korelasional untuk mencari hubungan antara beban kerja dengan kinerja perawat di UGD. Sebanyak 30 responden terlibat dalam penelitian ini dipilih sesuai kriteria inklusi dan eksklusi Sampel dipilih sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan, pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil: Hasil penelitian menjelaskan bahwa distribusi beban kerja perawat UGD pada kategori berat yaitu 63,3%, sangat berat yaitu 20% dan beban kerja sedang yaitu 16,7%. Sedangkan pada distrubusi penilaian kinerja perawat diperoleh kategori 50% memiliki kinerja baik, dan 50% perawat memiliki kinerja kurang. Analisis lebih lanjut dengan uji spearman rank menunjukkan tidak ada hubungan antara beban kerja dengan kinerja perawat UGD dengan nilai p=0,380 (>0,05). Kesimpulan: Kebijakan pemberian Promosi jabatan bagi perawat yang memiliki kinerja baik, sedangkan bagi perawat dengan kinerja kurang dilakuakan bimbingan teknis khusus pada perawat ruang UGD. 

References

(AACN), A. A. of C. of N. (2024). Nursing Shortage Fact Sheet. In Health Care (Issue 202). http://www.aacn.nche.edu/media/pdf/NrsgShortageFS.pdf

(ENA), E. N. A. (2019). PRINCIPLES AND PRACTICE. In SHEEHY’S EMERGENCY NURSING. Elsevier Health Sciences

Asamani, J. A., Amertil, N. P., & Chebere, M. (2015). The influence of workload levels on performance in a rural hospital. British Journal of Healthcare Management, 21(12), 577–586.

Budiawan, I. N., Suarjana, K., & Wijaya, I. P. G. (2015). Hubungan kompetensi, motivasi dan beban kerja perawat pelaksana dengan kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Jiwa Propinsi Bali. Keperawatan (e-Kp), 1–10.

Jannah, R. F. (2021). Pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan (studi pada perumda air minum tirta dhaha kota kediri). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, 9(2).

Karyo, A. (2016). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Perawat Gawat Darurat. Jurnal Kesehatan Mesencephalon, 2(4).

Kozier, B. J., Erb, G., Berman, A. T., Snyder, S., Frandsen, G., Buck, M., Ferguson, L., Yiu, L., & Stamler, L. L. (2018). Fundamentals of canadian nursing: Concepts. In Pearson Canada Inc.

Kusumawati, D., & Frandinata, D. (2015). Hubungan Beban Kerja Dengan Kinerja Perawat Di Ruang IGD RSUD Blambangan Banyuwangi Tahun 2015. Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida, 2(1), 176–190.

Lailan, M. (2014). Hubungan Motivasi dan Beban Kerja dengan Kinerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Langsa.

MacPhee, M., Dahinten, V. S., & Havaei, F. (2017). The impact of heavy perceived nurse workloads on patient and nurse outcomes. Administrative Sciences, 7(1), 7.

Mappanganro, A. (2018). Hubungan beban kerja perawat dengan respon time pada penanganan pasien di instalasi gawat darurat rumah sakit ibnu sina makassar. Journal of Islamic Nursing, 3(1), 71–81.

Marquis, B. L., & Huston, C. J. (2012). Leadership roles and management function in nursing. In Theory and application (Vol. 7).

Mudayana, A. A. (2012). Hubungan beban kerja dengan kinerja karyawan di Rumah Sakit Nur Hidayah Bantul. Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Daulan, 6(1), 24956.

Permenkes RI. (2018). Kewajiban Rumah Sakit dan Kewajiban Pasien.

Purwanto, M. joko, Handoyo, & Utami, W. (2014). Hubungan Antara Kinerja Perawat Dengan Kepuasan Pasien Di Instalasi Gawat Darurat (Igd) Rsud Cilacap. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 10(3), 137–143. https://ejournal.stikesmuhgombong.ac.id/index.php/JIKK/article/view/132

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2012). Organizational Behavior 15th Edition. Prentice Hall.

Rossetti, A. C., Gaidzinski, R. R., & Fugulin, F. M. T. (2013). Nursing workload in the emergency department: a methodological proposal. Revista Latino-Americana de Enfermagem, 21, 225–232.

Septiani, R., Ahri, R. A., & Surahman Batara, A. (2023). Pengaruh Beban Kerja dan Motivasi Terhadap Kinerja Perawat UGD dan ICU RSUD dr. La Palaloi Maros. Journal of Muslim Community Health (JMCH) 2023, 4(4), 44–50.

Siagian, S. P. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara.

Susanti, S., Pawennari, A., Afiah, I. N., Dahlan, M., & Rauf, N. (2017). Analisis Pengukuran Beban Kerja Mental Perawat Unit Gawat Darurat dengan Metode NASA-Task Load Index. Prosiding SNTI Dan SATELIT.

Thamrin. (2018). FAKTOR YANG MEMENGARUHI KINERJA PERAWAT INSTALASI GAWAT DARURAT RSU BUNDA THAMRIN KOTA MEDAN TAHUN 2018. Repository.

Trifianingsih, D., Santos, B. R., & Brikitabela, B. (2017). Hubungan Antara Stres Kerja dengan Kinerja Perawat di Ruang UGD Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 2(1), 1–8.

Triwibowo, C. (2013). Manajemen Pelayanan Keperawatan di Rumah Sakit. Trans Info Media.

Downloads

Published

2024-07-31

Issue

Section

Articles