Hubungan Pemberian Imunisasi Dasar dengan Pertumbuhan pada Balita (1-5 Tahun) di Puskesmas Blang Mangat Kota Lhokseumawe
DOI:
https://doi.org/10.53399/knj.v2i2.49Keywords:
imunisasi, gizi buruk, balitaAbstract
Imunisasi dasar sangat penting diberikan pada bayi berusia 0-12 bulan untuk memberikan kekebalan dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Berdasarkan estimasi global yang dilakukan WHO (World Health Organization) pelaksanaan imunisasi dapat mencegah kurang lebih 25 juta kematian balita tiap tahun. Untuk mengetahui hubungan pemberian imunisasi dasar dengan pertumbuhan pada balita (1-5 tahun) Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan desain studi cross sectional dengan jumlah 104 yang didapatkan dengan metode Slovin. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar balita memiliki riwayat imunisasi tidak lengkap yaitu 69 persen. pertumbuhan balita (1-5 tahun) pada kategori gizi kurang 61 persen, dari hasil uji bifariat ada hubungan secara signifikan terhadap pertumbuhan pada balita (1-5 tahun) dengan nilai signifikan (p) sebesar 0.002. Disarankan kepada pihak puskesmas untuk memberikan penyuluhan secara optimal kepada ibu untuk membawa anaknya ke posyandu untuk imunisasi.
References
Anwar, H. (2012). Peranan Gizi dan Pola Asuh dalam Meningkatkan Tumbuh Kembang Anak.
Atikah (2014). Imunisasi dan Vaksinasi. Yogyakarta : Nuha Medika
Aziz, A. (2013). Asuhan Neonatus, Bayi & Balita. Jakarta : EGC
Chomaria (2015). Panduan Terlengkap Tumbuh Kembang Anak Usia 0-5 Tahun. Surakarta : Hikmah
Depkes, RI, (2013). Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta : Depkes
Dwiastuti, P. & Prayitno, N. (2012). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian Imunisasi BCG. Depok : STIKes MH
Dinkes Aceh (2017). Profil Kesehatan Aceh Tahun 2016. Aceh : Dinkes Aceh
Hanum, M. (2014). Tumbuh Kembang, Status Gizi dan Imunisasi Dasar pada Balita. Yogyakarta : Nuha Medika
Kemenkes, RI. (2015). Antropometri Status Gizi pada Anak. [Internet], Tersedia dalam : http://gizi.depkes.go.id/wp-content/uploads/.../buku-sk-antropometri [Diakses 3 Januari 2019]
Kemenkes, RI. (2018). Profil Kesehatan Indonesia 2017. Jakarta : Kemenkes RI
Moersintowarti, B. dkk. (2012). Tumbuh Kembang Anak dan Remaja. Jakarta : Sagung Seto
Notoatmodjo, S. (2014). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT. Rhineka Cipta
Palupi, A.W. (2013). Pengaruh Penyuluhan Imunisasi terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi Sebelum Usia 1 Tahun. Semarang : FK UNS
Ranuh, I. dkk. (2014). Buku Ajar II Tumbuh Kembang Anak dan Remaja. Jakarta : CV. Sagung Seto
Soetjiningsih (2014). Tumbuh Kembang Anak. Jakarta : EGC
Sri Khayati (2014). Hubungan Pemberian Imunisasi Dasar dengan Tumbuh Kembang pada Bayi. Banjarnegara : Fakultas Kesehatan Masyarakat
Sugiyono (2014). Metodelogi Penelitian. Bandung : Alfa Beta
WHO (2015). Global Immunization Data. [Internet], Tersedia dalam : http://www.who.int [Diakses 11 Januari 2019].
Wong, D.L. (2013). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. Jakarta : EGC
Yuniarti (2015). Asuhan Tumbuh Kembang Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra Sekolah. Bandung : PT. Refika Aditama
Downloads
Published
Issue
Section
License
All rights, title and interest in the copyright to manuscript submitted, if accepted, are hereby transferred to KNJ (Khatulistiwa Nursing Journal). Authors who publish with KNJ (Khatulistiwa Nursing Journal) agree to the following terms:- TThe author acknowledges thatKhatulisitwa Nursing Journal has the right to publish for the first time with a Licence Creative Commons Attribution 4.0 International License /CC BY 4.0
- Authors can enter writings separately, arrange non-exclusive distribution of manuscripts that have been published in this journal into other versions (eg sent to the author's institutional repository, publication in a book, etc.), by acknowledging that the manuscript has been published for the first time in the Khatulisitwa Nursing Journal











