Gambaran Kepatuhan Perawat dalam Komunikasi Efektif SBAR-Tulbakon Di Ruang Rawat Inap RSUD Tamiang Layang
DOI:
https://doi.org/10.53399/knj.v3i2.99Keywords:
Kepatuhan, Komunikasi, SBAR Tulbakon, PerawatAbstract
Pendahuluan : Perawat dan dokter dalam melakukan komunikasi interdisipliner dapat menggunakan metode komunikasi Situation, Background, Assessment, Recommendation (SBAR) dan tulis, baca, konfirmasi (Tulbakon). Kegiatan Komunikasi SBAR – Tulbakon selama ini belum terlaksana secara optimal dan belum sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) sehingga terjadi kesalahan diagnosa awal dan terapi yang diberikan. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kepatuhan perawat dalam komunikasi efektif SBAR-Tulbakon di ruang rawat inap RSUD Tamiang Layang. Metode : Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi adalah seluruh perawat pelaksana di Ruang rawat Inap RSUD Tamiang Layang 75 orang. Sampel berjumlah 43 dengan teknik pengambilan simple random sampling. Analisis data melalui analisa univariat dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil : Perawat di ruang rawat inap RSUD Tamiang Layang sebagian besar patuh dalam melakukan komunikasi efektif SBAR-Tulbakon berjumlah 26 orang (60,5 Persen). Kesimpulan : Perawat lebih banyak yang patuh dalam melakukan komunikasi efektif SBAR-Tulbakon. Bagi RSUD Tamiang Layang dapat membuat program atau pelatihan perawat untuk meningkatkan kemampuan untuk melakukan komunikasi efektif SBAR-Tulbakon dan kembali mensosialisasikan pelaksanaan komunikasi SBARTulbakon yang sesuai dengan SPO rumah sakit. Rekomendasi : Adanya pelatihan perawat untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi efektif SBAR-Tulbakon dan kembali mensosialisasikan pelaksanaan komunikasi SBAR-Tulbakon, selain itu pihak menajemen rumah sakit juga dapat menyediakan poster atau leaflet yang berisi informasi mengenai prosedur melakukan komunikasi SBAR-Tulbakon sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan rumah sakit.
References
Hanifah, M. (2010). Hubungan Usia dan Tingkat Pendidikan dengan Pengetahuan Wanita Usia 20-50 Tahun tentang Periksa Payudara Sendiri (Sadari) Diakses tanggal 28
Agustus 2019, http://repository.uinjkt.ac.id
Ihsan, F. (2013). Dasar-Dasar Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Isnaovari. (2015). Hubungan pelaksanaan metode komunikasi: Situation, Background, Assesment, Recomendation (SBAR) saat Timbang Terima Tugas Keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD Solok. Diakses tanggal 20 Maret 2019, dari https://jurnal.stikesperintis.ac.id/index. php/JKP/article/view/35/36.
Medyana. (2015). Pengaruh Beban Ganda terhadap Kinerja Perempuan di Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kepulauan Riau Diakses tanggal 28 Agustus 2019, dari http://jurnal.umrah.ac.id.
Merantika, D. (2018). Gambaran Peneran
SBAR dan TULBAKON dalam Komunikasi Interdisipliner (Studi Penelitian di RSUD Ratu Zaleh Martapura. Dunia Keperawatan, 6 (2), 71-78.
Nazri, F. (2015). Implementasi Komunikasi Efektif Perawat-Dokter dengan telepon di Ruang ICU Rumah Sakit Wava Husada. Jurnal Kedokteran Brawijaya, Vol. 28 (2), 174-180.
Ningsih, S. U. (2016). Hubungan komunikasi situatision backgorund asesment recommendation terhadap kepuasan kerja perawat sebagai kolaborator di RS Aisyah Bojonegoro. Jurnal Hospital Science, 2 (1), 1-13.
Perwitasari, D. (2014). Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja Subyektif pada Perawat di RSUD Dr. Mohammad Soewandhi Surabaya Diakses tanggal 07 Juli 2019, http://journal.unair.ac.id.
Putra, C. S. (2017). Buku Ajar Manajemen Keperawatan. Bogor: In Media.
Rezkiki, F. (2015). Faktor yang Berhubungan dengan Penerapan Komunikasi SBAR di Ruang Rawat Inap RSAM Bukittinggi. Jurnal Human Care, 1 (2), 1-13.
Sugiharto, A. S., Keliat, B.A., S, T. (2014). Manajemen Keperawatan Aplikasi MPKP di Rumah Sakit. Jakarta: EGC.
Sukesih. (2015). Peningkatan Patient Safety dengan Komunikasi SBAR. University Research Coloquim, 39 (1), 17-183.
Supinganto, A. (2015). Identifikasi Komunikasi Efektif SBAR (Situation, Background, Assesment, Recomendation) di RSUD Kota Mataram. Diakses tanggal 20 Maret 2019, dari http://stikesyarsimataram.ac.id/
Downloads
Published
Issue
Section
License
All rights, title and interest in the copyright to manuscript submitted, if accepted, are hereby transferred to KNJ (Khatulistiwa Nursing Journal). Authors who publish with KNJ (Khatulistiwa Nursing Journal) agree to the following terms:- TThe author acknowledges thatKhatulisitwa Nursing Journal has the right to publish for the first time with a Licence Creative Commons Attribution 4.0 International License /CC BY 4.0
- Authors can enter writings separately, arrange non-exclusive distribution of manuscripts that have been published in this journal into other versions (eg sent to the author's institutional repository, publication in a book, etc.), by acknowledging that the manuscript has been published for the first time in the Khatulisitwa Nursing Journal











