Gambaran Pelaksanaan Timbang Terima oleh Perawat Di Ruang Rawat Inap RSUD Jaraga Sasameh Buntok
DOI:
https://doi.org/10.53399/knj.v3i2.98Keywords:
Perawat pelaksana, Pelaksanaan timbang terimaAbstract
Pendahuluan : Timbang terima merupakan suatu cara dalam menyampaikan sesuatu (laporan) yang berkaitan dengan keadaan klien, waktu dimana terjadi perpindahan atau transfer tanggungjawab tentang pasien dari perawat yang satu ke perawat yang lain.Hasil studi pendahuluan menunjukkan dari 10 perawat yang diwawancara adalah 8 perawat tidak melaksanaan bedside handover dan timbang terima sesuai dengan SOP dengan alasan lupa dengan SOP timbang terima, tidak pernah membaca SOP, sedangkan 2 perawat telah melaksanakan timbang terima sesuai dengan SOP yang telah ditentukan. Hal tersebut dapat berdampak terjadinya penurunan kualitas pelayanan keperawatan rumah sakit seperti resiko terjadinya kejadian tidak diharapkan (KTD). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran pelaksanaan timbang terima oleh perawat di ruang rawat inap RSUD Jaraga Sasameh. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif dan teknik observasi dalam pengumpulan data. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang perawat pelaksana. Jumlah sampel diambil dengan tehnik simple random sampling dan cluster sampling. Analisis data melalui analisa univariat dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil: Hasil observasi I dan II yaitu berkategori cukup sebanyak 44 responden (88 Persen) dan baik 6 responden (12 Persen) dan Observasi III yang berkategori kurang 2 (4 Persen), cukup 43 (86 Persen), dan baik 5 (10 Persen). Observasi dilakukansebanyak 3 kali untuk satu responden dengan rata-rata waktu yang diperlukan satu kali observasi adalah 5 sampai 7 menit. Kesimpulan: Sebagian besar perawat RSUD Jaraga Sasameh telah melakukan proses timbang terima dengan cukup baik. Hasil observasi I, II, dan III menunjukkan bahwa timbang terima dilakukan dengan cukup baik sebanyak lebih dari 80Persen. Rekomendasi : Perawat dapat meningkatkan pengetahuan dan jenjang pendidikan dari DIII Keperawatan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi yaitu Ners, agar lebih memahami dan dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat khususnya aplikasi proses timbang terima asuhan keperawatan di ruang rawat inap.References
HG Kambuaya. (2016). Hubungan Tingkat Pendidikan Dan Lamanya Kerja Dengan Kinerja Perawat Di Rumah Sakit Umum Kabupaten Sorong.ejournal Keperawatan (e-Kp) Volume 4 Nomor 1 Mei 2016 Kinerja Karyawan. Jurnal Jurusan Manajemen, 4(1), 1–10.
Kesrianti, A. M. (2014). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Komunikasi Pada Saat Handover Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Universitas
Hasanuddin. Jurnalunhas
Nainggolan, R., Purwoko, A., & Yuliarso, M. Z. (2012). Faktor–Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Pemanen Sawit Pada PT. Bio Nusantara Teknologi,
Bengkulu. Jurnal Agrisep, 11(1), 35– 42.
Nursalam. (2015). Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional Edisi 5. Jakarta: Salemba
Pamungkas, A. D. P., Hamid, D., & Prasetya, A. (2017). Pengaruh Pendidikan dan Pengalaman Kerja Terhadap Kemampuan Kerja dan Kinerja Karyawan (Studi pada Karyawan PT. INKA (Persero). Jurnal Administrasi Bisnis, 43(1), 96–103.
Pangemanan, E. 2014. Hubungan Manajemen Waktu dengan Produktivitas Kerja Perawat
Pelaksana di Irina A RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. http://ejournal.unsrat.ac.id.pdf.
diakses 28 Juli 2019.
Wirawan, K. E., Bagia, I. W., Si, M., & Susila, G. P. A. J. (2014). Pengaruh
Tingkat Pendidikan dan Pengalaman Kerja Terhadap
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
All rights, title and interest in the copyright to manuscript submitted, if accepted, are hereby transferred to KNJ (Khatulistiwa Nursing Journal). Authors who publish with KNJ (Khatulistiwa Nursing Journal) agree to the following terms:- TThe author acknowledges thatKhatulisitwa Nursing Journal has the right to publish for the first time with a Licence Creative Commons Attribution 4.0 International License /CC BY 4.0
- Authors can enter writings separately, arrange non-exclusive distribution of manuscripts that have been published in this journal into other versions (eg sent to the author's institutional repository, publication in a book, etc.), by acknowledging that the manuscript has been published for the first time in the Khatulisitwa Nursing Journal











